Daerah  

Ketua DPRD Sulteng Hadiri Acara Peluncuran Fakultas Kedokteran Unismuh Palu

Ketua DPRD Sulteng HM Arus Abdul Karim berpose bersama pengurus Muhammadiyah disela-sela acara Peluncuran Fakultas Kedokteran Unismuh Palu, Senin (13/10/2025).

JALAFILES, Palu – Ketua DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) HM Arus Abdul Karim, menghadiri acara Launching (Peluncuran) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, di Gedung Banua Kaili Rusdy Toana, Senin (13/10/2025).

Arus ikut menyiratkan kebahagiaan atas diluncurkannya Fakultas Kedokteran Unismuh Palu. Sebab, dengan begitu, Provinsi Sulteng telah memiliki tiga perguruan tinggi yang membuka program studi ilmu kedokteran yakni Universitas Tadulako (Untad), Universitas Alkhairat (Unisa) dan Unismuh.

Dikesempatan itu, Arus memberikan apresiasi atas upaya Unismuh Palu untuk hadir menjadi bagian dari daerah mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terlebih dibidang kesehatan.

Karenanya, selaku Ketua DPRD Sulteng, ia hadir guna memberi dukungan sebagai bentuk komitmen lembaganya dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya pendidikan di wilayah Sulawesi Tengah.

“DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mendukung penuh hadirnya Fakultas Kedokteran Unismuh Palu. Ini adalah lompatan penting dalam memperkuat sektor kesehatan dan membuka ruang bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan dokter tanpa harus keluar daerah,” ujarnya.

Arus meyakini, peluncuran Fakultas Kedokteran Unismuh akan berdampak pada kontribusi lembaga pendidikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah, sekaligus menjawab tantangan kebutuhan tenaga medis yang terus meningkat.

Ia berharap, Fakultas Kedokteran Unismuh Palu dapat menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, melalui lembaga layanan kesehatan, agar nantinya para mahasiswa lulusan studi kedokteran Unismuh telah memiliki bekal cukup saat menjalani tugas dimasyarakat.

Sementara itu, mewakili Gubernur Sulteng, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Farid R Yotolembah menyambut gembira lahirnya Fakultas Kedokteran Unismuh Palu.

Harapannya, kehadiran program studi kedokteran Unismuh dapat memenuhi kebutuhan tenaga medis di Sulteng, mengingat rasio jumlah penduduk dan tenaga dokter di wilayah ini masih jauh dari proporsional.

Farid percaya, dokter lulusan Unismuh akan memiliki nilai lebih lantaran predikat organisasi Muhammadiyah yang lekat dengan perjuangan mengedepankan akhlakul karimah.

“Semoga dapat melahirkan dokter yang berkarakter Islami, bukan hanya sekadar menolong namun juga membangun nilai-nilai yang Islami di masyarakat,” imbuhnya.

Dibagian lain, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 16, Kemdiktisaintek, Munawir Sadzali Razak, menyatakan, kehadiran Fakultas Kedokteran Unismuh sedikitnya akan bisa menjawab kebutuhan tenaga dokter di Sulteng.

“Dengan jumlah penduduk 3,15 juta jiwa, Sulawesi Tengah hanya memiliki sekitar 1.985 dokter. Bahkan masih ada puskesmas tanpa tenaga dokter. Semoga kehadiran Fakultas Kedokteran Unismuh Palu dapat mempersempit gap antara jumlah penduduk dengan jumlah kehadiran tenaga dokter di Sulawesi Tengah,” harap Munawir.

Dikesempatan yang sama, saat memberikan sambutan, Rektor Unismuh Palu Prof H Rajindra menyampaikan terimakasihnya kepada Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah memberikan kepercayaan padanya untuk mendirikan Fakultas Kedokteran di Unismuh Palu.

Rajindra juga mengucapkan terimakasih atas dukungan yang tiada hentinya dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Kepala LLDIKTI Wilayah 16, Pemerintah Sulteng, Dinas Kesehatan Sulteng, Rumah Sakit, hingga Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng sehingga fakultas tersebut kini hadir di Unismuh Palu dan siap melahirkan dokter profesional yang berkarakter Islami.

“Terimakasih atas dukungan dari semua pihak, karena tanpa dukungan itu sangat sulit rasanya kami bekerja untuk melahirkan fakultas ini,” ucap Rajindra.

Acara peluncuran itu ditandai dengan memencet bel secara bersama-sama oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ketua DPRD Sulteng, Kepala LLDIKTI Wilayah 16, dan Rektor Unismuh Palu. (Fad)