JALAFILES, Palu – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), yang diwakili oleh anggota DPRD Sulteng Henri Kusuma Muhidin, turut hadir mendampingi Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyambut kedatangan Tim Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Bandar Udara Internasioanl Mutiara SIS Aljufri, Palu, pada Rabu (5/11/2025).
Rombongan Banggar yang dipimpin Muhidin M Said itu tiba di Bandara Mutiara SIS Aljufri sekira pukul 06.00 Wita dengan menggunakan pesawat komersil.
Tak berbeda dengan seremoni penyambutan tamu daerah lainnya, penyambutan terhadap Banggar diisi dengan prosesi adat berupa tarian khas Kaili serta pemasangan penutup kepala Siga kepada Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhidin M Said dan pemakaian sarung tenun Bomba Donggala kepada seluruh rombongan.
Selain Henri, tampak ikut mendampingi Gubernur adalah Wakil Gubernur Reny Lamadjido, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulteng Rudi Dewanto, Kepala Bandara Mutiara Prasetyo Hadi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulteng Muhammad Irfan Sukarna, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat pemerintah provinsi lainnya.
Usai prosesi penyambutan, rombongan Banggar DPR RI melakukan silaturahmi di ruang VIP Bandara, sebelum melanjutkan pertemuan resmi di Kantor Gubernur Sulteng.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh bupati/walikota se-Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda Sulteng, perwakilan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI, OJK Provinsi Sulteng, Bank Indonesia, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Kunjungan kerja Banggar DPR RI ini bertujuan menghimpun masukan, saran, dan rekomendasi terkait potensi penerimaan serta pengalokasian Dana Transfer ke Daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memetakan kebutuhan fiskal daerah dan memastikan efektivitas penyaluran anggaran ke berbagai sektor pembangunan.
Henri Kusuma Muhidin menyambut baik kedatangan rombongan. Henri mengatakan, kehadiran unsur legislatif daerah ini mencerminkan komitmen dalam mendorong peningkatan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.
Henri berharap kunjungan Banggar ini bisa menghasilkan rumusan yang lebih komprehensif terkait penguatan kebijakan fiskal nasional, memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi di Sulteng, sekaligus membuka peluang peningkatan alokasi anggaran bagi pembangunan daerah di masa mendatang.
Dalam agenda kunjungannya, Banggar DPR RI dijadwalkan melakukan serangkaian pertemuan dengan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah terkait, guna membahas kondisi penerimaan, kebutuhan anggaran prioritas, serta realisasi transfer ke daerah di Sulteng. (Fad)
















