JALAFILES, Palu – Menjalani hari keempat reses caturwulan III di jalan Meteorologi, Kelurahan Talise Valangguni pada Kamis (23/10/2025) malam, anggota DPRD Erman Lakuana lebih menekankan penyampaiannya pada penguatan aspirasi yang telah ia terima dari warga pada caturwulan I dan II tahun 2025.
Erman mengatakan, pada masa reses caturwulan I dan II dirinya banyak menampung masukan dan aspirasi dari warga. Sehingga, di caturwulan III ini ia fokus memperkuat berbagai aspirasi yang telah disampaikan di caturwulan sebelumnya. Erman mengaku tak ingin memaksakan diri untuk menampung sebanyak-banyaknya aspirasi namun pada akhirnya hanya akan menghadirkan kekecewaan.
“Kan saya sudah menerima program (aspirasi) pada cawu satu dan cawu dua. Oleh karena itu pada cawu tiga saya fokus memperjuangkan apa yang sudah disampaikan di dua reses dulu (cawu I dan II). Daripada saya berjanji lantas tidak bisa melaksanakan itu sama saja saya ingkar janji,” ujarnya.
Kendati begitu, Erman tidak menutup ruang bila memang ada warga hendak menyampaikan aspirasi di reses kali ini. Namun, ia meminta pengertian dan kesabaran warga bahwa aspirasi tersebut ia tampung untuk diprogramkan pada tahun 2026.
“Kalau ada satu atau dua proposal yang ingin disampaikan kepada kami, silahkan, tidak apa-apa. Tapi bersabar saja dulu,” pinta Erman.
Apalagi, sebutnya, kondisi saat ini daerah mengalami pengetatan anggaran. Kebijakan efisensi yang digulirkan oleh presiden berimbas pada keterbatasan ruang fiskal. Namun, Erman optimis, dalam jangka panjang kebijakan efisiensi melahirkan efek positif secara nasional.
Ia juga tetap mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Istana, meski program tersebut masih terdapat kekurangan disana-sini. Baginya, MBG tidak sekadar memberi makan anak Indonesia, tetapi juga bisa menghidupkan ekonomi sektor riil, khususnya pelaku ekonomi menengah bawah, seperti pedagang sembilan bahan pokok serta pelaku jasa boga rumahan.
“Berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis yang dilakukan oleh presiden harus kita dukung bersama, meski ada beberapa insiden namun (prosentase) kasusnya kecil dibanding manfaat yang dirasakan,” ucapnya.
Erman menilai, kendati efisiensi diberlakukan, Pemerintah Kota Palu tetap menjalankan program pembangunan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan hadirnya perubahan-perubahan pada wajah kota Palu. Efisiensi, sebutnya, memberi dorongan positif bagi pemerintah daerah untuk bekerja lebih optimal menggali potensi dan kreativitas dalam menggenjot pendapatan asli daerah.
Diakhir sambutannya, politisi Golkar itu mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang tetap memberinya amanah. Ia menyampaikan permohonan maaf bila selama menjalani tugas dan saat melakukan reses masih terdapat kekurangan. (Fad)
















