JALAFILES, Palu – Warga RW 02, RT 01, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, menyampaikan terimakasih kepada Arif Miladi saat anggota DPRD Kota Palu itu menggelar reses di jalan Munif Rahman I, Kelurahan Silae, Rabu (4/2/2026).
Warga menilai, Arif setidaknya telah menjaga amanah yang disampaikan kepadanya terkait usulan perbaikan jalan Jalur Gaza di Kelurahan Silae dan bantuan UMKM hingga bisa terealisasi dan dinikmati warga.
“Kami sampaikan terimakasih kepada bapak karena perbaikan jalan Jalur Gaza sudah terealisasi,” ujar Ketua RW 02 mewakili warganya.
Pada bagian lain, ibu Munira, juga warga Silae, mengatakan, bantuan UMKM yang diberikan kepadanya kini telah bisa ia manfaatkan untuk kegiatan usaha. Bantuan itu cukup memberinya kesempatan meningkatkan taraf ekonominya.
Menanggapi penyampaian warga, Arif mengatakan bahwa predikat dirinya sebagai seorang wakil rakyat memang sudah semestinya membawa aspirasi warga kepada pemerintah. Baginya, kedudukan anggota DPRD telah jelas menjadi perpanjangan suara rakyat.
Kendati begitu, Arif juga tidak menampik masih banyak aspirasi warga yang belum sepenuhnya bisa diwujudkan.
Menurutnya, ada berbagai kendala sehingga aspirasi warga itu belum juga bisa tuntas, seperti keterbatasan anggaran dari pemerintah dan mekanisme pengajuan usulan yang musti dipenuhi.
Di reses hari ketiga tahun 2026 itu, Arif berharap warga bisa memahami kondisi keuangan daerah yang saat ini mengalami pengetatatan akibat kebijakan efisiensi pemerintah pusat. Ia juga meminta warga agar bisa bersabar terkait usulan yang sudah disampaikan.
Arif membeberkan, imbas kebijakan efisiensi, anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD mengalami pemangkasan.
Dikatakan, dengan minimnya anggaran pokir yang diberikan, tak banyak yang bisa diperbuat oleh para wakil rakyat saat mencoba menjaring aspirasi masyarakat.
Arif secara jujur mengungkapkan merasa berat hati saat dihadapkan pada berbagai aspirasi warga yang disampaikan padanya, namun aspirasi tersebut mengalami hambatan akibat minimnya anggaran yang tersedia.
“Saya sebenarnya melakukan reses ini malu-malu hati juga. Karena dari 2024 saya reses, tahun 2025 tiga kali saya reses, sampai hari ini lagi reses, banyak usulan yang belum terealisasi,” ujar Arif.
Terlebih, kata Arif, Walikota Palu telah meminta kepada anggota DPRD Kota Palu agar memprioritaskan belanja pokir pada bidang infrastruktur, sehingga aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat sedikitnya mengalami perlambatan.
Merespon penyampaian Arif, warga yang hadir bisa memahami. Bahkan, dalam reses itu tak banyak yang menyampaikan usulan.
Dalam reses tersebut, Arif mengemas kegiatan lebih santai, jauh dari kesan formal. Tampaknya Arif sengaja melakukan itu agar dirinya bisa lebih dekat dengan masyarakat. Ia sendiri mengatakan bahwa reses kali ini ia jadikan ajang silaturahmi.
Karenanya, kegiatan reses tidak menyertakan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Palu dan tanpa protokoler pembawa acara.
Jalannya reses sendiri dipenuhi candaan dan tawa yang hadir. (Fad)
















