JALAFILES, Palu – Anggota DPRD Kota Palu Alfian Chaniago menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Palu memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat pengelolaan retribusi parkir. Potensi pendapatan itu bisa mencapai Rp20 miliar per tahun.
Catatannya, Pemkot Palu harus menggarap sektor ini dengan cara merumuskan sistem tata kelola parkir yang baik, tertib dan terintegrasi sehingga hasilnya optimal.
Hal itu disampaikan Alfian usai mengikuti rapat paripurna dengan agenda Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Palu Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, di Kantor DPRD Kota Palu, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, potensi itu belum tergarap maksimal lantaran masih banyak persoalan di lapangan, mulai dari sistem bank data area parkir, penertiban parkir liar, pengawasan hingga praktik-praktik oknum yang mengambil keuntungan sepihak.
Alfian menegaskan, DPRD telah melayangkan kritik dan beberapa kali menyampaikan saran kepada dinas terkait untuk memperbaiki sistem pengelolaan, terutama spot-spot parkir di tepi jalan.
“Potensi parkir ini sangat besar, bahkan bisa di atas Rp20 miliar per tahun. Tapi harus dibenahi dari sisi manajemen dan pengawasan di lapangan,” ucapnya.
Ia mendorong perlunya sistem administrasi yang lebih rapi agar tidak terjadi kebocoran.
Politisi Gerindra tersebut menyarankan Pemkot untuk melibatkan sejumlah elemen masyarakat dalam pengelolaannya guna meningkatkan pelayanan sekaligus menekan praktik liar.
Menurutnya, pendapatan dari parkir mestinya dapat menjadi sektor primer dalam PAD bila ditangani secara profesional dan transparan.
Ia juga mengingatkan, Pemkot harus membekali para juru parkir yang direkrut dengan pelatihan dan edukasi terkait standar pelayanan, keterampilan menata kendaraan, hingga etika dan kesopanan dalam bekerja.
“Kalau ini berjalan baik, mereka bisa digaji bulanan, diberikan jaminan seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga lebih manusiawi dan profesional,” pungkasnya. (Fad)
















