Daerah  

Buka Expo Ramadhan Untad, Rektor : Ramadhan Bukan Sekadar Ritualitas, tapi Momentum Penguatan Integritas

Rektor Untas Prof Dr Amar memberikan sambutan disela-sela pembukaan kegiatan Expo Ramadhan Untad 2026, di Lapangan Islamic Center Untad, Selasa (24/2/2026).

JALAFILES, Palu – Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Dr Amar menyatakan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang bernilai penting bagi umat Islam untuk bermuhasabah menemukan dimensi spiritualitasnya yang esensial.

Amar mengatakan, Ramadhan tidak hadir sekadar sebagai wadah aktivitas ritual, tetapi momentum memperkuat integritas dan jati diri guna meraih meraih insan kamil.

Hal itu disampaikan Amar usai membuka secara resmi kegiatan Expo Ramadhan Untad 2026, di Lapangan Islamic Center Untad, Selasa (24/2/2026).

“Ramadhan bukan hanya untuk ibadah ritual, tetapi juga momentum penguatan karakter, integritas, dan ethos akademik,” ujarnya.

Dikatakan, menjalankan puasa di bulan suci Ramadhan tidak berarti membatasi aktivitas diri dari bekerja, berusaha dan berkarya.

Pergelaran kegiatan Expo Ramadhan, sebut Amar, adalah salah satu bentuk lembaganya tetap intens melakukan karya ditengah ibadah puasa sebagai bagian dari manifestasi meniti jalan menuju insan kamil.

Karenanya, ia mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan dan menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah terlibat.

Dikatakan, Expo Ramadhan tahun ini mengalami penguatan konsep dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau tahun lalu kita menyebutnya Pasar Ramadan, kali ini menjadi Expo Ramadan karena dibarengi berbagai kegiatan edukasi, literasi, dan pembinaan kewirausahaan,” ungkapnya.

Amar berharap Expo Ramadhan dapat menjadi agenda tahunan yang terus bertransformasi, inovatif, dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi mahasiswa serta masyarakat sekitar dengan tetap mengusung nilai-nilai spiritualitas.

Dibagian lain, Ketua Panitia kegiatan, Dr Vitayanti Fatah, dalam laporannya mengatakan bahwa Expo Ramadhan ini adalah expo tahun kedua dengan sistem yang lebih rapi, terstruktur serta cakupannya lebih luas.

Vita menyampaikan bahwa kegiatan tidak hanya berfungsi sebagai pasar Ramadhan, tetapi sebagai ruang pembinaan kewirausahaan yang terintegrasi.

“Selama 15 hari ini kami bukan hanya membuat Pasar Ramadan, tetapi Expo Ramadan, karena Expo ini mencakup pameran dan penjualan produk mahasiswa dan UMKM binaan, serta kegiatan monitoring dan evaluasi bagi mahasiswa penerima bantuan usaha,” ujarnya.

Dikatakan Vita, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa, termasuk pembinaan terhadap 100 mahasiswa penerima bantuan usaha dari Pemerintah Kota Palu dengan total dukungan sebesar Rp500 juta.

“Kami mencoba mengubah mindset mahasiswa agar setelah menjadi alumni, mereka tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” imbuhnya.

Sementara itu, melalui sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya Yudhi Riyani Firman, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyampaikan penghargaannya atas pelaksanaan Expo Ramadhan ini. Hadianto menyebut ini adalah bentuk kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

“Kegiatan Expo seperti ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk mempertemukan ide, kreativitas, dan peluang usaha,” ungkapnya.

Hadianto mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat inovasi, pengembangan sumber daya manusia, dan motor penggerak ekonomi lokal di Palu.

Selain pameran produk, Expo Ramadhan 2026 yang mengusung tema “Expo Ramadhan Universitas Tadulako: Berkah Usaha, Harmoni Kampus, Pemberdayaan Lokal dan Kampus Berdampak” ini juga diisi dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti layanan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), sertifikasi halal, literasi keuangan, edukasi kewirausahaan, serta lomba-lomba religi untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan.

Expo Ramadhan ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kampus yang berkelanjutan

Usai prosesi pembukaan, didampingi perwakilan Pemkot Palu dan pimpinan universitas, Rektor meninjau stan-stan peserta. Bersama jajarannya, Rektor berinteraksi langsung dengan mahasiswa dan pelaku UMKM.

Turut hadir pada pembukaan kegiatan yakni Ketua Senat, para Wakil Rektor, para Dekan dan Wakil Dekan, pimpinan lembaga, mahasiswa pelaku usaha, mitra perbankan, sponsor, pelaku UMKM. Tampak pula Ketua TP-PKK Kota Palu serta sejumlah perwakilan di lingkungan Pemerintah Kota Palu. (Fad)