Daerah  

Kukuhkan 1.372 Wisudawan Baru, Rektor Untad Minta Wisudawan Miliki Kesadaran Ekologis

Rektor Untad Prof Dr Amar memberikan pesan almamater kepada Wisudawan Untad Angkatan 135, di Auditorium Untad, Kamis (12/2/2026).

JALAFILES, Palu – Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Dr Amar meminta kepada seluruh wisudawan dan civitas akademika Untad agar memiliki kesadaran tinggi terhadap persoalan ekologis.

Permintaan itu disampaikan Amar saat memberikan pesan almamater dalam acara Pengukuhan Wisudawan Untad Angkatan 135 Tahun 2026, di Auditorium Untad, Kamis (12/2/2026).

Dihadapan 1.372 wisudawan yang dikukuhkan itu, Amar menekankan agar para wisudawan memiliki kepekaan yang kuat terhadap lingkungan dan tanggung jawab ekologis.

“Nilai-nilai keberlanjutan telah diintegrasikan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan berwawasan lingkungan, riset berorientasi solusi, serta pengabdian masyarakat yang mendorong keseimbangan alam,” ujarnya.

Dikatakan, sebagai perguruan tinggi yang berada di kawasan yang kaya akan keanekaragaman hayati, Untad dituntut menjadi bagian dari lembaga yang menyuarakan green issues, dimana keseimbangan hubungan dengan alam perlu untuk dirawat.

Amar memandang, lingkungan hidup bukan sekadar menjadi objek kajian, melainkan sebagai ruang pengabdian, sehingga diperlukan kepekaan dan tanggung jawab untuk menjaganya.

Untuk itu, ia mendorong pentingnya peran strategis pendidikan tinggi dalam membentuk SDM yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Ditegaskan, Untad berkomitmen agar para lulusannya tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis. Karenanya, Amar berharap 1.372 wisudawan yang dikukuhkan kali ini dapat menjadi solusi bagi tantangan lingkungan di masa depan.

“Universitas Tadulako percaya bahwa masa depan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui generasi terdidik yang memiliki kesadaran ekologis, integritas moral, dan keberanian untuk menghadirkan solusi. Inilah semangat yang terus kami tanamkan, sejalan dengan visi Universitas Tadulako untuk menjadi perguruan tinggi unggul yang berdaya saing dan berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan hidup” lanjut Amar.

Selain isu lingkungan, Rektor juga menyoroti penguatan karakter lulusan melalui nilai-nilai luhur Tadulako yakni Nakaba (kekuatan bertahan menghadapi dinamika kehidupan), Natomalanggai, (keberanian mengambil peran dan menghadirkan perubahan positif) dan Nabaraka (Kebijaksanaan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan zaman).

Nilai-nilai tersebut, kata Amar, bisa menjadi fondasi moral dan etis bagi para lulusan dalam berkarya di berbagai bidang.

Dikesempatan itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersinergi membangun sistem pendidikan yang lebih maju dan berkelanjutan sehingga mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berintegritas.

“Universitas yang dipercaya adalah universitas yang bekerja dengan integritas dan hadir memberi dampak bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan hidup,” ungkapnya.

Pada bagian lain, hadir sebagai undangan mewakili Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah, Moh Arif Latjuba, menyampaikan apresiasi serta harapan agar para lulusan Untad dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi berbagai pihak dalam memperkuat komitmen pembangunan Sulawesi Tengah yang berkelanjutan.

“Lulusan Untad diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun dan merancang kebijakan yang berkelanjutan demi kemajuan Sulawesi Tengah,” imbuhnya.

Acara prosesi pengukuhan wisudawan baru itu sendiri diawali dengan Rapat Senat Luar Biasa yang dipimpin Ketua Senat Prof Dr Djayani Nurdin.

Dari 1.372 wisudawan yang dikukuhkan, sebanyak 47 orang meraih purna studi strata dua. Sementara sisanya dari jenjang strata satu yang tersebar diberbagai fakultas yakni Fakultas Teknik 206 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat 80 orang, FKIP 288 orang, FISIP 126 orang, Fapetkan 14 orang, FMIPA 65 orang, Fakultas Kehutanan 38 orang, Fakultas Pertanian 104 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 131 orang, Fakultas Hukum 95 orang, serta Fakultas Kedokteran 178 orang. (Fad).