JALAFILES, Palu – Anggota DPRD Kota Palu Abdurrahim Nasar al’Amri akan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdan) AVO Kota Palu menyusul keluhan warga Huntap Balaroa terkait membengkaknya tagihan air yang mereka dapatkan.
Ketua RT Huntap Balaroa, Laswin, mengaku kecewa atas sikap Perumdan AVO yang kurang profesional dalam memberikan pelayanan. Mewakili warga, Laswin menyampaikan keluhannya saat hadir dalam reses Abdurrahim Nasar al’Amri di Huntap Balaroa, Kamis (5/2/2026) malam.
Ia mengungkapkan, kertas tagihan air yang disodorkan kepada warga Huntap besarannya sangat memberatkan dan dinilai tak masuk akal.
“Tiba-tiba muncul tagihan, ada yang dua ratus ribu, ada yang tujuh ratus malahan ada yang sampai satu juta,” ungkap Laswin.
Sebelumnya, kata Laswin, kekecewaan warga sudah hadir saat permintaan mereka agar Perumdan melakukan sosialisasi tak kunjungi ditanggapi. Yang ada justru muncul tagihan dengan nilai diluar dugaan.
“Ini namanya menyengsarakan,” ketus Laswin.
Merespons keluhan itu, Wim, sapaan akrab Abdurrahim, menegaskan solusinya adalah menggelar RDP. Menurutnya, RDP bertujuan untuk menggali secara lengkap informasi agar titik masalah bisa terungkap.
Tampaknya, langkah Wim menggelar RDP itu dilandasi banyaknya keluhan serupa yang disampaikan padanya.
Selain keluhan tentang air bersih, Wim juga merespons berbagai aspirasi warga. Dikesempatan reses hari ketiga di Huntap Balaroa tersebut, Wim mengatakan agar warga tidak segan menyampaikan unek-uneknya terkait dengan berbagai pelayanan publik dan kebutuhan pemberdayaan masyarakat.
“Apapun yang bapak ibu butuhkan sampaikan. Disinilah (reses) momennya. Satu minggu ini kami reses. Sesudah itu hasil yang kami tampung dari bapak ibu kami bawa ke DPRD dan kami akan perjuangkan,” ujarnya.
Wim dengan terbuka menyebut saat ini dirinya sepenuhnya adalah wakil rakyat tanpa membawa nama partai dan golongan.
Karenanya, Wim mengingatkan kepada warga untuk tidak merasa sungkan meski pilihan politiknya pada 2024 silam bukanlah dirinya.
Pada reses itu, Wim mencatat sejumlah aspirasi yang disampaikan, diantaranya permintaan unit ambulance, bantuan box UMKM serta penerangan jalan. Ia berjanji berupaya semaksimal mungkin agar aspirasi bisa ditindaklanjuti.
Dalam kegiatan penjaringan aspirasi tersebut Wim didampingi sejumlah perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Palu. (Fad)
















